Sepertinya aku harus mundur
Sepertinya aku harus menyadari bahwa kau tak ditakdirkan untukku
Kau memang untuknya
Kau memang pantas bersamanya
Kejadian tadi telah membuktikan bahwa aku memang tak ditakdirkan untukmu
Saat kau menyatakan cinta untuknya, itu mungkin adalah moment paling romantis dan paling indah yang pernah aku lihat secara langsung
Tapi sayang-nya, moment indah itu bukanlah untukku
Aku hanya debu yang tak terlihat
Tak pantas untukmu
Kau bagaikan berlian yang dinantikan semua orang
Sedangkan aku?
Terlihat pun tidak
Kau indah,
Semua orang tau itu
Ku kira kau juga mengetahuinya
Mengulang kejadian tadi,
Disaat kau menyatakan cinta untuknya,
Teriakkan sahabatku-sahabatku yang tahu bahwa aku menyukaimu pun menggema.
Tapi reaksimu..
Jelas mengabaikan aku
Bodohnya aku berlari
Terus berlari tanpa berhenti
Mengabaikan semua teriakkan yang terdengar
Oh tidak, itu bukan teriakkan
Lebih seperti dengungan
Karna sakit di dada ku ini,
Aku bahkan tak dapat mendengar apapun
Aku tak tau dengungan-dengungan itu memanggilku untuk kembali atau bahkan mengolok-olokku
Itu sudah sangat membuktikan
Bahwa kau memang menyadari dirimu indah
Kau beranggapan bahwa kau memang tak pantas bersamaku
Aku hanya seorang gadis remaja yang biasa
Yang tidak pantas untukmu
Sungguh tidak pantas..
Sepertinya keputusanku yang ini sudah benar
Sudah bulat
Aku akan berpindah
Berpindah hati maksudnya
Aku akan meyakinkan hatiku bahwa aku bisa melakukan itu
Kau bukanlah satu-satunya lelaki yang sempurna di dunia ini
Pasti ada sosok lelaki sempurna lain yang menungguku
Aku yakin itu
Sangat yakin
Aku tak mau terjebak dalam kesakitan dan keterpurukan ini lagi
Aku akan melepasmu
Sungguh,
Jika kau melakukan hal-hal kecil yang membuatku goyah lagi,
Aku akan tetap memantapkan hati untuk tidak goyah
Walaupun aku tau pasti hatiku akan rapuh menerima semua perlakuan kecil nan indah mu itu,
Tapi aku yakin nanti aku akan terbiasa
Terbiasa menerima sedikit perlakuan manismu padaku.
Jadi apakah aku bertahan? tentu tidak.
Aku akan melupakanmu,
Berusaha keras untuk melupakanmu
Ku harap Tuhan dapat membantuku.